Terima Bantuan Teknologi COVID-19 dari ITTelkom Surabaya, Risma Sambut Hangat dan ucapkan Terima Kasih

Hari ini, 09 Maret 2020, ITTelkom Surabaya menyerahkan hasil inovasi selama seminggu kemarin kepada Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Hasil inovasi tersebut berupa tiga teknologi baru yaitu Swab Chamber, bilik sterilisasi, dan Robot Service yang khusus diperuntukkan oleh tenaga medis terutama di RSUD Soewandi. Bertempat di Taman Surya kota Surabaya, kedatangan Rektor ITTelkom Surabaya bersama dosen dan mahasiswa lintas prodi disambut hangat oleh Bu Risma.

Sebelumnya ITTelkom Surabaya di akhir Bulan Maret lalu telah memberikan alat sterilization Chamber kepada Walikota Surabaya yang digunakan untuk masyarakat umum, Namun, kali ini alat yang berupa Swab Chamber danRobot Service diciptakan khusus bagi tenaga medis yang menjadi garda depan penanganan COVID-19.  Walaupun mereka telah menggunakan APD lengkap, mereka masih berisiko terjangkit virus COVID-19 hingga ada tenaga medis yang meninggal.

“Dengan adanya alat ini, diharapkan bisa membantu tim medis dalam menangani kasus Virus COVID-19 dan mengurangi risiko mereka terkena virus .” ujar Risma

ITTelkom Surabaya berinovasi dengan menciptakan alat tersebut guna membantu pemerintah khususnya Kota Surabaya dalam menangani Virus COVID-19 yang cepat menyebar dan menular di kota Surabaya. Bu Risma juga menjelaskan bahwa ketiga alat itu akan ditaruh di RSUD dr Soewandi karena mereka telah meminta dahulu alat ini untuk digunakan di rumah sakitnya. Alat tersebut akan diuji coba secara publik di RSUD tersebut dan akan diproduksi masal untuk memenuhi permintaan rumah sakit lain yang memerlukan.

Swab Chamber karya ITTelkom Surabaya memiliki dua bilik dengan bilik pertama akan digunakan oleh tenaga kesehatan, sedangkan bilik kedua akan digunakan untuk pasien. Bilik pertama dan kedua tersebut dibatasi oleh dinding akrilik yang dilubangi dan dilengkapi dengan sarung tangan karet. Sarung tangan karet tersebut berfungsi untuk melindungi tangan tenaga medis saat bersentuhan dengan mulut pasien. Kedua bilik tersebut juga dilengkapi dengan lampu sebagai penerangan, Exhaust Fanyang berfungsi sebagai alat sirkulasi udara, dan Humadifier Ultrasonicuntuk sterilisasi.

Body dari Robot Service dibagi menjadi tiga bagian. Dua bagian teratas merupakan rak untuk membawa makanan atau obat-obatan untuk pasien yang dapat bertahan di suhu ruangan. Sedangkan, bagian bawah dari Robot Service adalah lemari mini yang bisa memuat kebutuhan pasien dan tenaga medis yang memerlukan penyimpanan di suhu dingin maupun suhu hangat. Robot Service juga dilengkapi dengan Tablet yang berfungsi sebagai kamera pemindai dan media interaksi antara pasien dengan tenaga medis.

Walikota Surabaya mengapresiasi hasil karya anak bangsa dan berharap mereka terus menciptakan inovasi-inovasi terbaru yang bermanfaat bagi kalangan masyarakat dan selalu terus semangat untuk melanjutkan. Beliau juga berterima kasih atas inovasi dan bantuan yang diberikan oleh Civitas Akademik ITTelkom Surabaya dan berharap inovasi-inovasi lain tidak berhenti sampai disini.

“Saya atas nama pemerintah dan warga Surabaya mengucapkan terima kasih banyak untuk Institut Teknologi Telkom Surabaya, baik Rektor, dosen dan mahasiswa, yang sudah berani berbuat dan menciptakan karya untuk memecahkan permasalahan dalam penanganan COVID-19”, Ujar Bu Risma.

Beliau juga berharap inovasi terus dilakukan dan tidak hanya berhenti dalam penanganan COVID-19. Namun, inovasi-inovasi lain juga dikeluarkan untuk membantu meringankan beban masyarakat dan membuat bangsa Indonesia dihargai oleh bangsa-bangsa lain dengan karya terbarunya. Bu Risma percaya jika civitas akademik ITTelkom Surabaya bisa menaklukan hal yang sulit seperti penangan COVID-19, tentu bisa menghasilkan karya besar yang lain dikondisi normal.

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.